Puisi Pio

freepik.com

Kutub Dua

 

Lama tak kuteguk ramuan itu,

Pengantar tidur yang lebih ampuh dari cintaku,

 

Phobos mengangrek di kepala,

Menjadi tuhan sampah sastra,

Medium tak bertempat untuk huru hara,

Mati di balik ruang jeruji yang malas mencatat.

 

Rotasi telah membawa petaka,

Menjadi gelap hadirkan kecemasan asing,

semakin kharab mencekam ruangku,

Hingga ingin loncat dari ketinggian,

 

Eloknya kita berteman,

Sambut ramah kutub kedua datang,

 

-Philos Robertos – 2024

 

Penulis

Philos Robertos. Pria Asli ciamis yang Kulitnya Coklat dan sedikit lebih tua daripada kawan-kawannya, serta suka pakai baju hitam, pernah menjadi pasien Psikiater namun berhenti karena obatnya gak bikin asik, soalnya baginya cuma musik yang asik “gak musik gak asik”.

pernah nge muslub anak PMII yang kebetulan Korupsi di kampus, doi gak ikutan Ormek apapun walaupun diajakin. tapi gak benci Ormek juga

kok, kecuali kalo orangnya bigot yang suka jadi demagog sotoy lalu kalo difoto kepalkan tangan kaya lagi memikul tanggungan cuanki,

males kalo udah dibilang kiri sama orang random soalnya takut disangka ngerti madilog, madilog yang paling dia mengerti hanya mabok sambil dialog.

 

Puisi Eka Wibiksana

Bait yang Menggantung untuk Chester Bennington   Aku dengar engkau naik ke langit dalam simpul tali, seperti angin yang menolak

Read More

Atas Nama Cinta

Buku Kumpulan Cerpen Atas Nama Cinta ini memuat 20 cerpen dari 20 perempuan penulis. Penerbit bekerjasama dengan Komunitas Perempuan Penulis

Read More

Terbaru